AADC 2 Dari Sudut Pikir Penulis Amatir: Menilik Rangga Yang Sudah Dewasa (Spoiler)

5:01 AM Lovely Bunny 001 3 Comments

Follow my blog with Bloglovin


Hai, fresh from the oven again. Sorry tulisannya belum gue rapiin lagi karena sekarang jam 4.16 subuh dan gue nge-blog pake hp.

Jadi, gue bakal spoiler cerita AADC 2 yang pop-out banget ini buat lo yang belum punya waktu buat nonton kemarin. Yah, gue juga beruntung banget bisa langsung nonton secara hari itu gue gajian dan langsung dipalakin buat diajak nonton. Padahal tadinya gue pengen nonton sendiri aja.

Oke, setelah tujuh tahun cinta dan rangga nggak ketemu. Meskipun yang kita tahu udah hampir 14 tahun cerita AADC berselang dengan sekuel kedua. Rangga setelahnya sekian tahun kemudian sukses sebagai kolumnis di majalah berkelas New York dan punya cafe kopi sendiri didatangi adik tirinya yang nyariin doi karena ibu Rangga. Awalnya rangga bersikeras dengan ego nya bahwa dia nggak akan ketemu sama ibunya karena nganggap bahwa Rangga udah lama nggak punya ibu semenjak ibunya mutusin buat ninggalin Rangga dan ayahnya tanpa alasan yang jelas. Akhirnya Rangga berangkat pulang ke Indonesia setelah adiknya nyelipin poto ibu Rangga di meja makan dengan keterangan alamat rumah mereka. Suatu pertanda bahwa rangga harus segera kesana untuk bertemu ibunya.

Pada saat yang bersamaan, Cinta mengumumkan dua kabar gembira. Karmen baru pulang dari rehabilitasi, sehabis ke gep pake obat terlarang. Dan Cinta baru aja nerima lamaran Trian. Pasangannya. Sebagai perayaan atas kegembiraan itu dan atas berkumpulnya mereka kembali. Cinta ngadain trip dengan genk-nya. Ke Jogjakarta, tempat dimana ibu Rangga tinggal. Dan sebelumnya mereka pamit dengan Alya, sedikit dialog dengan sebuah nisan.

Singkat cerita, Cinta ketemu Rangga. Yang udah diatur sebelumnya dengan karmen dan milly setelah secara nggak sengaja ngelihat Rangga di jalan. Cinta memutuskan mereka harus ketemu dan bicarain tentang masa lalu yang belum selesai. Cinta menghabiskan hampir 24 jam dengan Rangga yang berbeda. Sampai akhirnya cinta tau semua kebenaran di balik tujuh tahun yang lalu. Kejadian setelah Cinta dan keluarganya pulang dari liburan di New York dan bertemu Rangga.

Cinta adalah perempuan. Trus sekarang lo mau tau dan penasaran? Tiketnya kalau di bioskop sebelah cuma gocap pas weekend. Gue saranin lo nonton sendiri daripada ngajak temen-temen. Soalnya mereka pasti pada norak, belum lagi tetangga atas lo yang pada berisik bisik-bisik ama temennya sok spoiler. Kalo nonton sendiri lo bisa serius, dan dijamin lo ga bakal punya waktu untuk nanya kenapa begini dan begitu. Lagian popcorn lu ga bakal nubleg (tumpah) gegara temen lu ceroboh dan akhirnya lu ga harus kelaperan dua jam gara-gara perut kosong akibat lupa beli pizza sebelum masuk
theater room.


Menurut gue, setelah gue kasih tau spoilernya lu ga bakal minat lagi buat baca tulisan gue sekarang. Apalagi yang mau bahas tentang puisi. Oke fix, lu ga bakal baca!

Batas
Semua perihal diciptakan sebagai batas
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain
Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin
Besok batas hari ini dan lusa
jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,
bilik penjara, dan kantor wali kota, juga rumahku dan seluruh tempat di mana pernah ada kita
Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta
Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi dipisahkan kata
begitu pula rindu. Antara pulau dan seorang petualang yang gila
Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang
Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya
Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan
Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur
Apa kabar hari ini?
Lihat tanda tanya itu jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi

Puisi yang diciptakan oleh Aan Mansyur. Kemudian di film, puisi ini muncul tidak seutuhnya dengan judul yang diganti menjadi Bandar dan Udara. Puisi ini akan muncul di scene Rangga menuliskan sebuah hadiah untuk Cinta. Dan maaf, nanti postingan ini akan saya edit jika anda berkenan. Saya ingin memfokuskan diri ke puisi. Atau mungkin saya akan membuat postingan artikel yang baru saja.

Maaf kali ini saya akan berbicara dengan bahasa formal, karena akan awkward jika anda membaca karya sastera dengan bahasa slang.

Begitulah bagaimana Cinta tidak bisa membohongi dirinya sendiri. Meskipun benci tapi Cinta tahu bahwa ia tidak bisa melupakan perasaannya pada Rangga. Sementara Rangga yang terjebak dengan perasaan bersalah pada cinta yang ia tinggalkan tanpa pesan. Dengan akhirnya menyadari apa yang ia lakukan sama persis dengan yang ibunya lakukan pada Rangga. Meninggalkan cinta yang hangat. Jika anda membaca artikel saya sebelumnya, disitu saya mencoba mengambil penafsiran dari puisi Rangga untuk cinta ketika mereka berpisah di bandara. Cinta yang dimaksud Rangga bukan hanya Cinta. Tapi tentang perasaannya terhadap dua orang perempuan yang tidak ia mengerti kenapa membuatnya kebingungan, sakit dan bertanya-tanya. Sampai Rangga yang pendiam itu, menjalani kehidupan baru di New York dan menjadi lebih ekspresif. Meskipun mengurangi sedikit kesinisannya, begitu pikir Rangga. Mungkin karena usianya yang sudah lebih matang, jadi ia lebih memilih untuk bicara dengan berpikir dahulu kali ini. Terutama dengan Cinta. Disini, Rangga banyak menulis puisi. Daripada hanya sekedar membaca dan mengagumi karya orang lain. Seperti ketika pikirannya sedang kacau karena perasaan bersalah di masa lalu terhadap putusnya hubungan Rangga dan Cinta. Kemudian ketika ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia, ia sempat membuat sebuah puisi untuk Cinta di perjalanan New York - Jakarta. Kemudian ketika ia dan cinta akhirnya dipertemukan kembali. Jika dilihat dari setting tempat tinggal Rangga di New York. Ia masih seorang nerd. Kutu buku. Saya melihat banyak sekali buku yang saya kenali disana. Dan meskipun tinggal di New York, pastinya ia bisa saja punya banyak referensi sasterawan lokal maupun internasional. Tapi ada juga saya temukan beberapa buku karya sasterawan Indonesia. Dan beberapa buku kumpulan essay. Kalau tidak salah mata saya melihat. Dari sini, jelaslah bagaimana Rangga dapat menjadi kolumnis di majalah berkelas. Bahkan untuk seorang Indonesia. Entah saya tidak tahu jurusan apa untuk kuliah yang Rangga ambil ketika di New York. Tapi jelaslah dengan buku sebanyak itu Rangga punya banyak pengetahuan yang menjadikannya diperhitungkan untuk menulis sebuah kolom di majalah luar negeri, sebagai warga negara asing.

Kemudian setelah itu, siapa menyangka Rangga yang introvert adalah seorang traveller. Akunya pada Cinta. Ia sungguh berubah. Saya pikir akan sulit untuk seorang introvert seperti Rangga untuk menjadi traveller. Jika anda seorang traveller sesungguhnya, anda pasti tahu alasannya. Disini saya melihat banyak hal yang berubah. Seperti kenapa ia dapat bercerita tentang keluarganya hanya kepada Cinta. Tentang bagaimana ia dapat memaafkan sifat Cinta yang terkadang tidak berpendirian dan suka berubah serta sentimentil. Rangga tidak membalikkan badan dan pergi sambil mendengus. Tidak, sekali lagi Rangga sudah berubah. Ia sudah lebih mengerti Cinta. Itulah sebabnya ia memaafkan ibunya dan memutuskan untuk menerima ibunya kembali. Rangga telah mengerti Cinta sebaik ia mengerti bagaimana perempuan ingin direbut kembali. Ia telah mengerti seharusnya ia tidak meninggalkan seorang perempuan yang memberikan kehangatan cinta hanya karena ia ragu. Ia telah memaafkan banyak hal. Untuk dapat membuatnya melihat dan memahami keadaan.

You Might Also Like

3 comments:

  1. yukk mampir ke website kita, ada banyak informasi tentang Smartphone hehe :)

    DEMAK KENDAL SEMARANG UNGARAN

    ReplyDelete
  2. Coba peruntungan Anda di SINIDOMINO, Agen Domino Online Terbaik di Indonesia.
    Hanya dengan Minimal Deposit Rp 20.000,- Anda sudah bisa menikmati 7 permainan dalam 1 ID yang di sediakan SINIDOMINO.
    Buruan gabung dan daftarkan diri Anda Jangan sampai ketinggalan ya!!!
    SINIDOMINO juga memberikan Bonus Menarik untuk Para Poker Mania :
    ? Bonus Referral 20% (Seumur Hidup)
    ? Bonus Cashback Up To 0.5%. Dibagikan Setiap hari SENIN
    ? 100% murni Player vs Player ( NO ROBOT )
    Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Customer Service Kami di :
    LiveSupport 24 jam (NONSTOP)
    ? LiveChat :http://www.sinidomino.com/?ref=limm88
    ? Pin BBM : D61E3506
    Terima Kasih
    poker online

    ReplyDelete