December Sky Roof Starts To Forming The Words

5:50 PM Lovely Bunny 001 0 Comments

Selamat menikmati cuaca Desember, Folks!

Bulan apa yang paling tidak saya sukai? September! Bulan apa yang slalu saya nantikan? Desember! ❤ ♡ ♥  Mungkin pertanda untuk bertemu jodoh di bulan Desember :D

Kadar air di udara semakin naik karena intensitas hujan yang semakin sering. Awan-awan stratocumulus dan nimbrostratus mendominasi lapisan langit paling rendah dengan pergerakan sedikit lebih cepat dari biasanya karena mengikuti alur angin yang cenderung lebih kencang. Sirus, altoculus dan altostratus mendominasi bagian diatasnya melukis warna latar belakang biru dengan berbagai bentuk yang unik.  

Ini pertama kalinya saya menikmati langit daratan. Biasanya saya akan lebih sering mengunjungi pantai di bulan-bulan seperti ini. Karena angin sangat kencang dan ombak besar yang sangat saya sukai untuk bermain. Selain itu jika sedang beruntung datang ke pantai ketika cuaca cerah maka sunset nya akan luar biasa bagus! Karena tekstur awan-awan tebal disekitar bundaran matahari yang terkena semburat warna nila dan bias warna ikut dipantulkan oleh permadani laut tenang sore hari dengan perpaduan gradien warna-warna megah. Tidak cukup hanya sekedar di ilustrikan dan dibayangkan.

Langit di atas sebuah kota industri kecil ini sangat indah dan saya merasa bahwa tahun ini akan ditutup dengan banyak kebahagiaan. Karena saya yang akan menciptakannya sendiri dengan cara saya. Selebihnya biarkan tangan rahasia Tuhan yang mengerjakan KuasaNya.


Ntah sejak kapan saya jatuh cinta dengan langit. Sama seperti saya tidak tahu kapan saya pintar mengambil momen dan orang-orang berkata bahwa momen yang saya abadikan sangat epik. Wow! Saya sungguh tidak menyangka. Padahal dulu hanya memperhatikan seseorang yang sempat saya kagumi, ternyata banyak belajar darinya memberikan saya sedikit ilmu baru, fotografi. Dan saya tertarik!


Saya adalah Sky Venerator. Pengagum semua benda-benda langit. Jangan tanya kenapa dan jangan banyak bertanya. Saya akan menjawab tanpa membuat anda bertanya lagi. Hehehe bercanda! Lagipula ketika anda menemukan tulisan ini mungkin yang anda lakukan hanya terkagum-kagum. Bukan begitu?

Awan tropis, saya sangat mencintai awan sama besarnya seperti saya menyukai pantai dan lautan. Jika lautan memberikan semangat dengan suara dan pergerakan ombak yang memberikan energi untuk melanjutkan hidup. Awan yang bergerak statis dan konstan bebas di latar belakangi warna biru memberikan perasaan relaksasi lebih dari melakukan yoga selama dua jam. Kumpulan awan-awan besar seolah menyiratkan kepada saya dibaliknya ada sebuah misteri besar, sebuah tempat indah yang tidak terduga menunggu untuk dikunjungi.

Foto kiriman Etna Khairullah (@etnakhairullah) pada

Tekstur awan yang indah, kadang seperti permen kapas, seperti kumpulan ikan mackerel dan jika anda beruntung akan menemukan ilustrasi wajah seseorang yang sedang anda rindukan hahaha ...

Foto kiriman Etna Khairullah (@etnakhairullah) pada

Di langit yang indah ini. Sebuah harapan yang besar tersimpan.

Semoga semua hal menjadi lebih baik jika saya bertemu langit Desember di tahun-tahun berikutnya. Tidak lagi sendirian menyimpan cerita. Mewujudkan mimpi-mimpi lama yang sempat terlupakan dan belajar mengetahui yang baik untuk tetap dipertahankan dan dilepaskan. Mencoba banyak hal-hal baru dan belajar lebih baik tentang keikhlasan. Menginjakkan kaki di tanah asing baru yang pastinya lebih dan selalu menyenangkan.

Foto kiriman Etna Khairullah (@etnakhairullah) pada

Seperti di sebuah sore yang kaya warna, disebelah bulatan matahari dan kiasan awan-awan tropis terhampar Pulau Penyengat. Waktu itu saya hanya bermimpi untuk dapat keluar dari sana dan menginjakkan kaki jauh ketempat-tempat menakjubkan lainnya. Ada sebuah negeri di balik awan, ada keajaiban baru setelah hujan dan ada harapan setelah banyak ketidak berhasilan.

You Might Also Like

0 komentar: