Itu Walikota Lhoo...

9:17 AM Lovely Bunny 001 0 Comments

03 Januari 2014
Sekitar pukul 08.00 pagi saya dalam perjalanan menuju kantor, saat diperjalanan pandangan mata yang terfokus kepada jalan raya karena sedang mengendarai kendaraan tiba-tiba tertuju pada seseorang yang mengenakan seragam pns berwarna biru batik khas Kota Tanjungpinang sedang berbicara dengan seorang petugas kebersihan yang menyapu pinggiran jalan di sekitar area SPBU di Jalan Soekarno Hatta. Mereka, laki-laki dengan seragam pns dan si tukang sapu tersebut tampak mengobrol dengan sangat akrab seperti tidak ada perbedaan status sosial yang mengikat mereka, padahal sangat jelas dilihat dari seragam yang dipakai keduanya menunjukkan status sosial yang berbeda. Sekilas hal tersebut tidak terlalu mengundang perhatian saya hingga neuron-neuron di dalam kepala saya terhubung dan membentuk suatu ingatan tentang siapa laki-laki tersebut. Astaga! Bukankah itu walikota saya?
Ya, itu Bapak Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang dilantik pada bulan Januari tahun lalu. Terus terang, saya agak bermasalah dalam mengingat wajah dan nama meskipun orang tersebut terkenal atau berpengaruh di masyarakat.
Nah, yang jadi pembahasan saya kali ini adalah apa yang sedang beliau lakukan? Di pagi hari pada jam menuju kantor, beliau menyempatkan untuk berhenti sejenak bertemu sapa dengan seorang petugas kebersihan yang mungkin tidak di kenalnya tapi terlihat sangat akrab ketika berbicara. Tidak sedang ada acara khusus, hanya scene seorang walikota dan tukang sapu yang sedang ngobrol di pinggir jalan. Ini sosok pemimpin yang saya lihat secara live. Karena selama ini saya hanya melihat Jokowi yang blusukan mengelilingi pinggiran Kota Jakarta untuk mengetahui kondisi masyarakat yang ia pimpin. Ternyata saya mendapat kesempatan untuk melihat hal tersebut di kota saya sendiri.
Bapak Walikota, sebentar lagi hampir setahun bapak memimpin Kota Tanjungpinang. Saya hanya seorang pemudi yang tinggal di kota kecil yang hangat ini, tetapi juga memiliki harapan akan kemajuan tempat tinggal saya. Harapan saya, semoga pemandangan yang tadi saya lihat akan terus ada hingga masa jabatan bapak berakhir. Semoga bapak akan tetap selalu menjadi pemimpin yang ramah dan membumi yang akan selalu mendengarkan suara-suara rakyat. Memiliki ide-ide yang cemerlang untuk mensejahterakan Kota Tanjungpinang dan menjadi pemimpin yang di cinrai rakyatnya. Semoga apa yang saya lihat barusan, bukanlah sebuah pemandangan tentang seorang pemimpin yang sedang mencari pencitraan kepada rakyatnya tetapi merupakan bentuk kepedulian yang sangat mendalam terhadap apa yang sedang ia pimpin sekarang.

You Might Also Like

0 komentar: