Pulo Nasi Care Island Project (Part II: Youth Care Project Activity in Aceh)

9:14 PM Lovely Bunny 001 0 Comments

Pemuda MAJU!
Mandiri, Aktif, Jenius dan Up to date ... ini cerminan pemuda Indonesia, kamu juga kan?
Punya rasa cinta yang luar biasa buat negara itu suatu yang ngebanggain banget, apalagi bisa ngasih pengabdian dan pengorbanan yang tulus. Pemuda, kita semua. Ayo terlibat dalam kegiatan positif yang bisa banget berguna buat diri kalian sendiri bahkan orang lain!
Nah, ini salah satu caranya. Project Peduli Pulau Nasi ini adalah salah satu kegiatan sosial yang berbasis kecintaan pada kebaharian Negara Indonesia. Di project ini, nantinya akan ada kegiatan pelatihan kewirausahaan buat masyarakat Pulau Nasi yang mayoritasnya bekerja sebagai nelayan.
Pulau Nasi punya keindahan dan sumber daya kelautan yang luar biasa. Laut yang masih terjaga kebersihannya ini menyimpan aneka keragaman hayati kelautan. Ikan yang cantik-cantik dan terumbu karang yang masih utuh. Tapi sayang, karena pengetahuan masyarakat yang terbatas buat ngelola sumber daya alam ini bikin kehidupan sosial ekonomi mereka jauh tertinggal. Maka dari itu, youth project kita ini bakalan ngasih pelatihan kewirausahaan buat nelayan-nelayan dan ibu-ibu rumah tangga yang ada disana buat nyiptain inovasi terbaru dari pengolahan hasil tangkap ikan dan panen rumput laut.
Trus hebatnya sasaran project ini bukan cuma buat orang-orang dewasa di pulau, tapi juga anak-anak sekolah yang tinggal disana. Kita bakal ngediriin taman baca yang kita kasih nama Taman Baca Merah Putih. Taman baca ini berguna sebagai pusat berbagi dan mencari ilmu pengetahuan selain dari sekolah mereka. Anak-anak di Pulau Nasi sekolah dengan kondisi yang ngeprihatinin dengan guru yang seadanya dan ga ada banyak buku-buku pelajaran bermutu dan up to dateyang bisa mereka pake buat nyari ilmu pengetahuan. Mereka udah jauh ketinggalan dengan anak-anak laen yang masih bisa disekolahin sama orangtuanya di sekolah yang mewah lengkap dengan fasilitas komputer, alat-alat olahraga dan kesenian serta punya banyak teman-teman disekolahnya. Disini, di Pulau Nasi anak-anak yang bisa sekolah cuma sedikit. Gurunya juga seadanya. Ada satu orang guru yang bahkan datang jauh-jauh dari Kota Aceh buat ngajar mereka meskipun gaji yang didapat ga seberapa.
Seperti yang kita ketahui nih, anak-anak itu calon penerus generasi bangsa yang paling utama. Belajar itu salah satu upaya buat mencerdaskan kehidupan umat manusia. Belajar mencintai Negara Indonesia juga bisa menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini. Kalo dari kecil mereka udah dibiasain dengan belajar mencintai dan menghargai negaranya, ntar kalo udah gede inilah cikal bakal pemimpin dan orang-orang sukses.
Kenapa kewirausahaan dan pendidikan wawasan kebangsaan? Trus apa hubungannya dengan menumbuhkan semangat Nasionalisme? Nah, disinilah tugas pemuda buat berpikir logis. Masyarakat akan cenderung berpihak pada apa yang ngebuat mereka sejahtera. Kalo dilihat dari banyaknya kasus masyarakat yang tinggal didaerah perbatasan dengan kondisi ekonomi sosial yang terbelakang, mereka pasti cenderung mencari penghasilan dari sumber pangan di luar perbatasan negara kan? Bahkan ada yang sampe ga tau dia itu sebenarnya warga negara mana. Sama kayak WNI yang udah lama tinggal diluar negeri dan malas  Bukan karena kurangnya perhatian pemerintah, tapi semua itu karena mereka lebih nyaman dengan negara yang udah ngecukupin kebutuhan sehari-harinya. Maka dari itu, kita punya ide buat gimana caranya masyarakat yang tinggal di Pulau Nasi yang masuk kawasan pulau terluar dan perbatasan negara ini bisa sejahtera secara sosial ekonomi dan pendidikannya. Dengan sejahteranya kehidupan mereka, masyarakat Pulau Nasi akan menyadari bahwa mereka juga bagian dari Negara Indonesia yang masih diperdulikan dan diakui keberadaannya.
Sementara sasaran kegiatan kita disana antara lain:
1. Pendirian Taman Baca Merah Putih
2. Pengenalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara serta gathering bersama anak-anak Sekolah Dasar 3. Pelatihan Komputer
4. Pelatihan Pemeliharaan Terumbu Karang
5. Pelatihan Daur Ulang Sampah
6. Pemugaran situs bersejarah Raja Dikandang
7. Perekrutan 2 pasang siswa sekolah yang akan di beri beasiswa di SMK Grafika
Udah paham kan konsep project kita? Nah, waktu ngikutin program LNRPB/KPN Sail Komodo kemaren ini, banyak banget pemuda yang envy dan tertarik buat terlibat dalam kegiatan volunteering kita. Berikut nih daftar nama pemuda-pemuda Indonesia yang hebat dan sukarela itu:
1.  Windi Winata     (Kalimantan Timur)
2 . Noni Pertiwi     (Sumatera Utara)
3.  Kartika Sari     (Bangka Belitung)
4.  Meldawati     (Sumatera Barat)
5.  Pipin Tradesi    (Bengkulu)
6.  Roma Uli    (Bengkulu)
7.  Ike Aprilia    (Bengkulu)
8.  Lisa Rama Sari    (Sumatera Barat)
9.  Dinasti Mularsih    (Sumatera Barat)
10.Dewi Ayu Puspitasari    (Sumatera Selatan)
11.    Melyana Siaahaan    (Jakarta)
12.    Muhammad Allan Serunting    (Bengkulu)
13.    Abdurrahman    (Jakarta)
14.    Listiati Nainggolan    (Lampung)
15.    Bayu Pramono    (Lampung)
16.    M. Agus Hardiansyah    (Kalimantan Barat)
17.    Catharina Maria    (Jakarta)
18.    Miranda    (Jakarta)
19.    Indra Putra Sauki    (Lampung)
20.   Sonya Marghareta Ur    (Papua)
21. Fikar Sugiawan (Banten)
22. Lutfhi Achdian Fahmi    (Jakarta)
23. Rafiqa S. Putri    (Jawa Timur)
24. Etna Khairullah    (Kepulauan Riau)
25. Faizal Afnan    (Yogyakarta)
26. Wahyu Okta Rinanda    (Riau)
27. Sahabuddin    (Nusa Tenggara Barat)
28. Jeandika     (Medan)
29. Nurfadhilah    (Selawesi Tenggara)
30. Yulis Septiani Astuti    (Jakarta)
31. Irfa Ismatullah    (Jakarta)

Buat temen-temen yang belum kebagian kesempatan buat jadi volunteer kegiatan sosial kita masih bisa mendukung dengan cara lainnya. Temen-temen bisa membantu buat nyalurin sumbangan buku-buku pelajaran dan buku-buku bacaan untuk Taman Baca Merah Putih yang akan dirikan disana nanti. Buku-buku pelajaran dan buku pelajaran ini yang biasa dibaca oleh anak-anak Sekolah dasar dan bagi teman-teman yang tidak tahu kemana harus mengirim buku-buku yang akan disumbangkan, silahkan kirimkan ke alamat dibawah ini:
An. Ettna S Khairullah
Raffles Education Center, Jl Tugu Pahlawan, Kota Tanjungpinang, Prov Kepulauan Riau (0819 9159 2192)


Selain itu teman-teman juga bisa mendonasikan dalam bentuk rupiah sesuai keikhlasan dan kemampuan teman-teman. Rupiah-rupiah yang teman-teman sumbangkan insyaallah akan digunakan untuk membeli seragam dan peralatan sekolah mereka nantinya.  Lima atau sepuluh buku, seratus ribu atau dua ratus ribu rupiah mungkin kurang begitu berarti apa-apa buat temen-temen, tapi mereka anak-anak di Pulau Nasi akan merasa sangat merasa berterima kasih dan bersyukur jika teman-teman mengulurkan sedikit bantuan agar mereka dapat belajar dan menuntut ilmu dengan layak.
Buat temen-temen yang ingin menyumbangkan sedikit rupiah bisa juga melalui:  

No. Rek 091746.4971 (Bank Mandiri Syariah) 
An. Ettna S Khairullah
 
Ayo berbuat sesuatu untuk negerimu. Tunjukkan pada mereka bahwa Indonesia masih memperhatikan pendidikan tanpa pilih kasih. Kepedulian teman-teman akan menjadi jembatan penghubung kepada masa depan anak-anak di Pulau Nasi untuk menjadi orang-orang sukses di masa yang akan datang yang dapat di amanahi Negara Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi :)

You Might Also Like

0 komentar: