Pemaknaan Gurindam Dua Belas Raja Ali Haji: 7

10:34 PM Lovely Bunny 001 0 Comments

Inilah Gurindam Pasal Yang Ketujuh



Apabila banyak berkata-kata,
di situlah jalan masuk dusta.
Apabila banyak berlebih-lebihan suka,
itulah tanda hampir duka.
Apabila kita kurang siasat,
itulah tanda pekerjaan hendak sesat.
Apabila anak tidak dilatih,
jika besar bapanya letih.
Apabila banyak mencela orang,
itulah tanda dirinya kurang.
Apabila orang yang banyak tidur,
sia-sia sahajalah umur.
Apabila mendengar akan khabar,
menerimanya itu hendaklah sabar.
Apabila menengar akan aduan,
membicarakannya itu hendaklah cemburuan.
Apabila perkataan yang lemah-lembut,
lekaslah segala orang mengikut.
Apabila perkataan yang amat kasar,
lekaslah orang sekalian gusar.
Apabila pekerjaan yang amat benar,
tidak boleh orang berbuat onar.



Pemaknaan Gurindam: 
»- 'Apabila banyak berkata-kata, Disitulah jalan masuk dusta', pembohong, pendusta, pengadu domba adalah orang-orang yang hati dan pikirannya sedang dikendalikan oleh setan. Oleh karena itu hindarilah dari berbicara yang tidak bermanfaat.
- 'Apabila banyak berlebih-lebihan suka, Itulah tanda hanpirkan duka', kesedihan dan kemalangan bisa datang tiba-tiba ditengah kebahagiaan. Karena ketika terlampau gembira bisa berbuat sesuatu yang dapat mendatangkan kesedihan.
- 'Apabila anak tidak dilatih, Jika besar bapaknya letih', Pendidikan juga bagian tanggung jawab orang tua. Sejak kecil anak dibiasakan dengan ajaran yang baik, karena setelah dewasa ia akan menjadi anak yang berbudi pekerti. Tetapi bila anak tidak diajaran nilai dan norma sejak kecil, maka ketika besar orang tuanya akan dibuat susah oleh perilaku buruk anaknya.
- 'Apabila mendengar akan aduan, itu hendaklah cemburuan'; 'Apabila perkataan yang amat kasar, sekalian orang gusar'; 'Apabila pekerjaan yang amat benar, Tidak boleh orang berbuat onar', pendidikan budi pekerti pada tiga bait ini adalah pelajaran mengenai kejujuran, tegas, adil bijaksana dan bertanggung jawab. Kita hidup didunia berhubungan dengan orang lain, apa yang kita lakukan orang lain akan menilai baik atau burukkah perilaku kita. Jika tidak ingin dijauhi orang lain jangan suka berbuat kasar, menghina orang lain ataupun memfitnah. Jika nama kita telah buruk maka hujatan akan datang. Tidak disenangi dan dijauhi orang lain. Naudzubillah!


You Might Also Like

0 komentar: