Bom Bunuh Diri Meledak di Urozgan Menewaskan Tentara dan Warga Sipil

4:27 PM Lovely Bunny 001 0 Comments

Oleh : Etna Khairullah

Related link: Uruzgan Bomb Kills District Police Commander

http://www.presstv.ir/detail/2012/12/03/275942/bombing-kills-afghan-troops-civilians/

Lima orang terbunuh dan beberapa terluka pada serangan bom di wilayah militer Afghan, Urozgan, Afganistan utara.

Pemboman ini terjadi pada pagi hari waktu setempat dengan target truk militer yang berisi pasukan militer di Trin Kot, wilayah penting di propinsi Urozgan.

"Dua tentara Afghan dan tiga warga sipil terbunuh oleh ledakan," ungkap juru bicara kepolisian Farid Ayal.
Dua warga sipil adalah wanita. Abdullah Hemat, juru bicara gubernur Uruzgan, mengatakan kurang lebih delapan orang terluka pada serangan bom.

Tidak ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Bagaimanapun, pemerintah Afghan selalu mengaitkan peristiwa serupa dengan serangan kelompok militan Taliban.

Para militan memanfaatkan perlengkapan berdaya ledak tinggi, yang dapat sekaligus menyerang sisi jalan lainnya, mengenai pasukan Afghan, pasukan asing dan warga sipil.

Pada awal tahun 2012, lebih dari 1.140 warga Afghan tewas dan sekitar 2.000 orang terluka kebanyakan disebabkan oleh bom binuh diri menurit statistik yang dirilis oleh PBB. Tiga puluh persen adalah wanita dan anak-anak.

Amerika Serikat dan sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 yamg disebut oleh Gedung Washington sebagai perang terhadap teror. Serangan tersebut melemahkan kekuatan pasukan Taliban tetapi menebarkan ketakutan diseluruh negeri.

Serangan bom ini terjadi sehari setelah sebelumnya pada tanggal 15 April 2013 terjadi serangan bom sebanyak tiga kali pada acara marathon nasional di negara bagian Massachutes, Boston, Amerika Serikat. Meskipun belum ada yang dinyatakan bertanggung jawab atas kejadian serangan bom di kedua negara yang saling berseteru diatas tetapi seorang pria Afganistan sempat dimintai keterangan usai kejadian peledakan bom di Boston. Sejumlah teori konspirasi berkembang di masyarakat luas mulai mengaitkan setiap kejadian tersebut. Meskipun banyak ungkapan duka berdatangan kepada para korban peledakan bom di Boston, tetapi tidak banyak pihak tahu bahwa pada  hari ini banyak nyawa juga melayamg di Afganistan. Seakan hal tersebut adalah sesuatu yang lumrah dan kurang mendapat perhatian masyarakat dunia.

You Might Also Like

0 komentar: